BAHASA
Pengertian Bahasa
Secara
sederhana bahasa dapat diartikan sebagai
alat untuk menyampaikan sesuatu yang terlintas di dalam hati. Namun lebih jauh
bahasa adalah alat untuk berinteraksi atau alat untuk berkomunikasi, dalam arti
alat untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau perasaan. Dalam studi
sosiolinguistik bahasa diartikan sebagai sebuah system lambang, berupa bunyi,
bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam dan manusiawi.
Bahasa
adalah sebuah system, artinya bahasa di bentuk oleh sejumlah komponen yang
berpola secara tetap dan dapat dikaidahkan. System bahasa berupa
lambang-lambang bunyi, setiap lambang bahasa melambangkan sesuatu yang disebut
makna atau konsep. Karna setiap lambang bunyi itu memiliki atau menyatakan
suatu konsep atau makna, maka dapat di simpulkan bahwa setiap suatu ujaran
bahasa memiliki makna. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa di
antara karakteristik bahasa adalah abitrer, produktif, dinamis, beragam, dan
manusiawi.
Bahasa
adalah kunci pokok bagi kehidupan manusia di atas dunia ini, karena dengan
bahasa orang bias berinteraksi dengan sesame dan bahasa merupakan sumber daya
bagi kehidupan bermasyarakat. Adapun bahasa dapat digunakan apabila saling
memahami atau saling mengerti erat hubungan dengan penggunaan sumber daya
bahasa yang kita miliki. Kita dapat memahami maksud dan tujuan orang lain
berbahasa atau berbicara apabila kita mendengarkan dengan baik apa yang di katakana.
Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli
1.
Pengertian Bahasa Menurut (Depdiknas, 2005: 3)
Bahasa pada
hakikahnya adalah ucapan pikiran dan perasaan manusia secara teratur, yang mempergunakan
bunyi sebagai alatnya.
2.
Pengertian Bahasa Menurut Harun Rasyid, Mansyur dan
Suratno (2009: 126)
Bahasa
merupakan setruktur dan makna yang bebas dari penggunaannya, sebagai tanda yang
menyimpulkan suatu tujuan.
3.
Pengertian Bahasa Menurut Keraf dalam Smarapradhipa
(2005: 1)
Memberikan
dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa alat komunikasi
antara anggota masyarakat berupa symbol bunyi yang di hasilkan oleh alat ucap
manusia. Kedua, bahasa adalah system komunikasi yang mempergunakan symbol-simbol
vocal(bunyi ujaran) yang bersifat arbiter.
4.
Sedangkan Bahasa Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (Hasan Alwi, 2002: 88)
Bahasa
berarti system lambang bunyi yang arbiter, yang digunakan oleh semua orang atau
anggota masyarakat untuk berkerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri
dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang
baik.
Kesimpulan Pengertian Bahasa Menurut Ahli
Berdasarkan
beberapa pengertian bahasa tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa
pengertian bahasa adalah system yang teratur berupa lambang-lambang bunyi yang
digunakan untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran bahasa tersebut.
Nah dalam arti dari pengertian bahasa tersebut, hal
ini menonjolkan bebrapa segi sebagai berikut:
1.
Bahasa adalah system, Maksudnya bahasa itu tunduk
kepada kaidah-kaidah tertentu baik fonetik,fonemik, dan gramatik. Dengan kata
lain bahasa itu tidak bebas tetapi terikat kepada kaidah-kaidah tertentu.
2.
Sistem bahasa itu sukarela (arbitrary). Sistem
berlaku secara umum, dan bahasa merupakan peraturan yang mendasar. Sebagai contoh:
ada beberapa bahasa yang memulai kalimat dengan kata benda seperti Bahasa
Inggris, da nada bahasa yang mengawali kalimatnya dengan kata kerja. Dan seseorang
tidak dapat menolak aturan-aturan tersebut baik yang pertama maupun yang kedua.
Jadi tidak tunduk kepada suatu dialek tertentu.
3.
Bahasa itu pada dasarnya adalah buni, dan manusia
sudah menggunakan bahasa lisan sebelum bahasa lisan seperti halnya anak belajar
bahasa berbicara sebelum belajar menulis. Di dunia banyak orang yang bias berbahasa
lisan, tetapi tidak dapat menuliskannya. Jadi bahasa itu pada dasarnya adalah
bahasa lisan (berbicara), adapun menulis adalah bentuk bahasa kedua. Dengan kata
lain bahasa itu adalah ucapan dan tulisan itu merupakan lambang bahasa.
4.
Bahasa itu simbol. Bahasa itu merupakan simbol-simbol
tertentu. Missal kata “nasi” melambangkan konsep atau makna sesuatu yang bias dimakan
orang sebagai makanan pokok. Jadi bahasa itu adalah lambang-lambang tertentu. Pendengaran
atau pembaca meletakan symbol-simbol atau lambang-lambang tersebut secara
proporsional.
5.
Fungsi bahasa adalah mengekspresikan pikiran dan
perasaan. Jadi tidak hanya mengekspresikan saja. Peranan bahasa terlintas dalam
mengkspresikan estetika, rasa sedih senang dalam interaksi social. Dalam hal
ini mereka mengekspresikan perasaan dan bukan pikiran. Karena itu bahasa itu
mempunyai peranan social, emosional disamping berperan untuk mengemukakan ide.
Macam-macam dan Jenis-jenis Ragam/Keragaman Bahasa:
1.
Ragam bahasa bidang tertentu seperti bahasa istilah
hokum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dan lain sebagainya.
2.
Ragam bahasa pada perorangan atau ideolik seperti
gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa Benyamin S, dan lain
sebagainya.
3.
Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu
wilayah atau dialek seperti dialek bahasa Madura, dialek bahasa medan, dialek
bahasa sunda, dialek bahasa bali, dialek bahas jawa, dan dialek bahasa-bahasa
daerah yg lain.
4.
Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu
golongan social seperti ragam bahasa orang akademis beda dengan ragam bahasa
orang-orang jalan.
5.
Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa
lisan dan bahasa tulisan.
6.
Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam
bahasa formal(baku) dan informal(tidak baku).
Bahasa lisan
lebih efektif di mana mimic, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur
menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau/
silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan
dan menghargai serta menghormati lawan bicara/target komunikasi.
Bahasa isyarat
atau gesture atau bahasa tubuh adalah salah satu cara berkomunikasi melalui
gerakan-gerakan tubuh. Bahasa isyarat akan lebih berguna permanen oleh
penyadang cacat bisu/tuli karna mereka memiliki bahasa sendiri.