Sabtu, 04 Oktober 2014

BAHASA

BAHASA
Pengertian Bahasa
Secara sederhana  bahasa dapat diartikan sebagai alat untuk menyampaikan sesuatu yang terlintas di dalam hati. Namun lebih jauh bahasa adalah alat untuk berinteraksi atau alat untuk berkomunikasi, dalam arti alat untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau perasaan. Dalam studi sosiolinguistik bahasa diartikan sebagai sebuah system lambang, berupa bunyi, bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam dan manusiawi.

Bahasa adalah sebuah system, artinya bahasa di bentuk oleh sejumlah komponen yang berpola secara tetap dan dapat dikaidahkan. System bahasa berupa lambang-lambang bunyi, setiap lambang bahasa melambangkan sesuatu yang disebut makna atau konsep. Karna setiap lambang bunyi itu memiliki atau menyatakan suatu konsep atau makna, maka dapat di simpulkan bahwa setiap suatu ujaran bahasa memiliki makna. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa di antara karakteristik bahasa adalah abitrer, produktif, dinamis, beragam, dan manusiawi.

Bahasa adalah kunci pokok bagi kehidupan manusia di atas dunia ini, karena dengan bahasa orang bias berinteraksi dengan sesame dan bahasa merupakan sumber daya bagi kehidupan bermasyarakat. Adapun bahasa dapat digunakan apabila saling memahami atau saling mengerti erat hubungan dengan penggunaan sumber daya bahasa yang kita miliki. Kita dapat memahami maksud dan tujuan orang lain berbahasa atau berbicara apabila kita mendengarkan dengan baik apa yang di katakana.

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli
1.      Pengertian Bahasa Menurut (Depdiknas, 2005: 3)
Bahasa pada hakikahnya adalah ucapan pikiran dan perasaan manusia secara teratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya.

2.      Pengertian Bahasa Menurut Harun Rasyid, Mansyur dan Suratno (2009: 126)
Bahasa merupakan setruktur dan makna yang bebas dari penggunaannya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan.

3.      Pengertian Bahasa Menurut Keraf dalam Smarapradhipa (2005: 1)
Memberikan dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa symbol bunyi yang di hasilkan oleh alat ucap manusia. Kedua, bahasa adalah system komunikasi yang mempergunakan symbol-simbol vocal(bunyi ujaran) yang bersifat arbiter.

4.      Sedangkan Bahasa Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Hasan Alwi, 2002: 88)
Bahasa berarti system lambang bunyi yang arbiter, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk berkerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik.


Kesimpulan Pengertian Bahasa Menurut Ahli
Berdasarkan beberapa pengertian bahasa tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian bahasa adalah system yang teratur berupa lambang-lambang bunyi yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran bahasa tersebut.

Nah dalam arti dari pengertian bahasa tersebut, hal ini menonjolkan bebrapa segi sebagai berikut:
1.      Bahasa adalah system, Maksudnya bahasa itu tunduk kepada kaidah-kaidah tertentu baik fonetik,fonemik, dan gramatik. Dengan kata lain bahasa itu tidak bebas tetapi terikat kepada kaidah-kaidah tertentu.

2.      Sistem bahasa itu sukarela (arbitrary). Sistem berlaku secara umum, dan bahasa merupakan peraturan yang mendasar. Sebagai contoh: ada beberapa bahasa yang memulai kalimat dengan kata benda seperti Bahasa Inggris, da nada bahasa yang mengawali kalimatnya dengan kata kerja. Dan seseorang tidak dapat menolak aturan-aturan tersebut baik yang pertama maupun yang kedua. Jadi tidak tunduk kepada suatu dialek tertentu.

3.      Bahasa itu pada dasarnya adalah buni, dan manusia sudah menggunakan bahasa lisan sebelum bahasa lisan seperti halnya anak belajar bahasa berbicara sebelum belajar menulis. Di dunia banyak orang yang bias berbahasa lisan, tetapi tidak dapat menuliskannya. Jadi bahasa itu pada dasarnya adalah bahasa lisan (berbicara), adapun menulis adalah bentuk bahasa kedua. Dengan kata lain bahasa itu adalah ucapan dan tulisan itu merupakan lambang bahasa.

4.      Bahasa itu simbol. Bahasa itu merupakan simbol-simbol tertentu. Missal kata “nasi” melambangkan konsep atau makna sesuatu yang bias dimakan orang sebagai makanan pokok. Jadi bahasa itu adalah lambang-lambang tertentu. Pendengaran atau pembaca meletakan symbol-simbol atau lambang-lambang tersebut secara proporsional.

5.      Fungsi bahasa adalah mengekspresikan pikiran dan perasaan. Jadi tidak hanya mengekspresikan saja. Peranan bahasa terlintas dalam mengkspresikan estetika, rasa sedih senang dalam interaksi social. Dalam hal ini mereka mengekspresikan perasaan dan bukan pikiran. Karena itu bahasa itu mempunyai peranan social, emosional disamping berperan untuk mengemukakan ide.

Macam-macam dan Jenis-jenis Ragam/Keragaman Bahasa:
1.      Ragam bahasa bidang tertentu seperti bahasa istilah hokum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dan lain sebagainya.

2.      Ragam bahasa pada perorangan atau ideolik seperti gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa Benyamin S, dan lain sebagainya.

3.      Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu wilayah atau dialek seperti dialek bahasa Madura, dialek bahasa medan, dialek bahasa sunda, dialek bahasa bali, dialek bahas jawa, dan dialek bahasa-bahasa daerah yg lain.

4.      Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu golongan social seperti ragam bahasa orang akademis beda dengan ragam bahasa orang-orang jalan.

5.      Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan.

6.      Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal(baku) dan informal(tidak baku).

Bahasa lisan lebih efektif di mana mimic, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau/ silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara/target komunikasi.

Bahasa isyarat atau gesture atau bahasa tubuh adalah salah satu cara berkomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh. Bahasa isyarat akan lebih berguna permanen oleh penyadang cacat bisu/tuli karna mereka memiliki bahasa sendiri.